Home » Kehidupan » Begini nasib si penjaga hutan!

Begini nasib si penjaga hutan!

Cintai hutanSaat kita memergoki tunggak-tunggak pohon yang telah ditebas serampangan, sisa cabang dan daun berserakan, apa yang kita rasakan? Mangkel, jengkel, dan seribu satu sumpah serapah keluar dari mulut kita, yang berakhir dengan kesedihan, ketidakberdayaan, mengapa ini harus terjadi terus?

Pohon-pohon yang sejatinya sengaja ditanam untuk diwariskan kepada anak cucu sebagai harta hijau untuk mengawal kehidupan di bumi agar terhindar dari bencana lingkungan, bertumbangan tanpa pemberitahuan, tanpa surat perintah. Ditebang diam-diam oleh makhluk berkaki dua, homo sapiens masa kini, berjenis homo keparat, homo sontoloyo! Dan homo-homo sumpah serapah lainnya.

Sumpah serapah sekedar sumpah serapah, membuang seribu satu kejengkelan yang mengendap dan menggumpal di ubun-ubun. Teringat beban tanggung jawab yang harus dipikul. Menjaga hutan dari kejahilan makhluk berakal, berakal untuk melanggar hukum. Tapi apa daya, si homo jenis baru itu ternyata sudah jauh lebih pintar. Dulu cuma mengandalkan batu tajam dan tombak kayu, berjalan tanpa alas kaki, dan hidup hanya untuk makan.  Sekarang kampak, gergaji, bersepeda motor, berhandphone, bergerombolan, terorganisir! Masih kurang? Menyuap petugas, menjalin jaringan dan backingan. Hidup tidak sekedar untuk makan, tapi juga hura-hura, senang-senang, happy-happy.

Bagaimana dengan si penjaga hutan? Ini juga termasuk homo sapiens. Hanya jenisnya homo apes! Apes karena tidak bisa berbuat banyak untuk tetap tegaknya pohon-pohon. Dulu agak lumayan, punya pistol dua. Yang satu bisa dipakai untuk membuat keder si perusak hutan. Tapi itu dulu! Sekarang, apes seapes-apesnya.

Pistolnya berkurang satu, temannya tak pernah bertambah. Bukannya tidak bisa berteman. Tapi lagi-lagi, sebagian teman-temannya ketiban apes plus. Ketiban pekerjaan yang lain. Kalau malam memang ada di samping, jadi teman gigitan nyamuk, tapi siangnya pamit mau pasang acir.

Tetap semangat! Allah SWT tidak akan membiarkan makhluknya yang konsisten dan tawakal mencari rahmat-Nya.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Share this post: Share this post with the world.
  • TimesURL
  • Gatorpeeps
  • Muti
  • Twitter
  • Posterous
  • Facebook
  • laaik.it

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

[+] Zaazu Emoticons Zaazu.com