Home » Opini » Ilmu komputer, ilmunya kaum muda?

Ilmu komputer, ilmunya kaum muda?

Saat ini, komputer sudah merupakan barang yang lumrah.  Harganya sudah tidak jauh berbeda dengan barang elektronik kebutuhan rumah tangga yang lain.  Sehingga tidak heran sekarang sudah menjadi komoditi rumah tangga biasa.   Meski komputer rumahan mungkin dipakai  hanya sekedar  untuk menyimpan dokumentasi gambar (foto), hasil transfer dari kamera digital atau handphone, internetan atau bermain game.  Namun  telah cukup memberi dorongan untuk berkembangnya suatu generasi yang familiar bahkan sampai “terobsesi” dengan mahluk buatan yang namanya komputer.

Yang tidak punya komputer, tidak perlu khawatir dengan semakin banyaknya warnet-warnet.  Warnet bermunculan dimana-mana, bahkan  sampai terselip diantara komplek pemukiman.  Yang tadinya car port disulap menjadi kios warnet.  Kelompok  anak-anak mudalah, termasuk pelajar dan mahasiswa, yang  banyak menjejali warnet-warnet.  Meski hanya sekedar  chatting atau browsing, namun informasi-informasi yang terpampang dalam internet, bukan tidak mungkin menjadi pintu gerbang bagi mereka untuk menjadi penasaran dan semakin jauh serta dalam menekuni bidang komputer.

Kalau tidak salah, komputer mulai booming pada pertengahan tahun 90-an yang disusul dengan semakin berkembangnya notebook yang gampang dibawa kemana-mana pada pertengahan tahun 2000-an disertai dengan semakin beraneka ragamnya perangkat lunak atau aplikasi yang menyertainya.  Nah, guna memberikan panduan kepada masyarakat tentang cara penggunaan aplikasi atau perangkat lunak tersebut maka sudah banyak bermunculan buku-buku tutorial aplikasi serta berbagai jenis-jenis tutorial lain dalam bentuk video atau e-book di internet.

Menilik dari profil-profil penulisnya, buku-buku tutorial tersebut banyak ditulis oleh anak-anak muda, umumnya generasi 70-an atau 80-an, yang pada  saat booming komputer dan laptop,  usia mereka sudah menginjak remaja atau dewasa.  Mereka inilah yang penasaran dan menggeluti dunia komputer  sehingga menjadi anggota masyarakat yang benar-benar lihai dan trampil berkomputer ria dan sebagian menularkan ilmunya dengan menulis buku-buku.  Buku-buku yang ditulis dengan judul-judul yang cukup bombastis dan membuat penasaran, misalnya  “30 menit menjadi web master” ; “Jurus heboh mendownload lengkap website” ; “Jurus jitu web master freelance”.   Besok, entah jurus-jurus apalagi (Nampaknya yang menerbitkan buku tidak hanya percetakan, tapi juga padepokan ya!).    Hebatnya bisa dijumpai buku yang ditulis oleh anak muda yang mungkin baru saja lulus SMA, yang ditulis dengan menggunakan bahasa gaul gaya remaja dan menjadi buku yang cukup laris.

Lalu kemana generasi di atas mereka, bapak-bapak dan ibu-ibu mereka?    Rasanya sulit ditemukan, buku-buku tentang komputer yang ditulis oleh generasi tua.  Tapi tidak perlu disalahkan,  kalau generasi tua tidak bisa otak-atik komputer dan tidak bisa memberikan warisan dengan menulis buku-buku komputer, karena memang saat mereka sekolah dulu belum ada yang namanya komputer, paling banter mesin tik serta mesin hitung simpoa. Punya uang pun tidak akan sanggup membeli komputer, karena sang komputer seperti bentuknya sekarang ini belum pada lahir alias belum brojol.

Dengan semakin banyaknya anak-anak muda yang menggeluti dunia komputer, mudah-mudahan bangsa ini  semakin maju, tidak hanya sekedar berteori saja dengan banyaknya buku-buku tetapi juga bisa menghasilkan suatu hasil kreatifitas bangsa yang nyata  yang bisa diakui oleh masyarakat internasional, seperti halnya Ipin & Upin (karya animasi Malaysia).

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Share this post: Share this post with the world.
  • TimesURL
  • Gatorpeeps
  • Muti
  • Twitter
  • Posterous
  • Facebook
  • laaik.it

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

[+] Zaazu Emoticons Zaazu.com