Home » Jeprat-Jepret » Mahalnya hobi fotografi

Mahalnya hobi fotografi

Memiliki suatu hobi atau kegemaran sebenarnya sangat penting  untuk memperoleh kesenangan dalam kehidupan. Apalagi bila sehari-hari selalu disibukkan dengan rutinitas pekerjaan yang kadang-kadang menimbulkan kejenuhan.  Memiliki suatu hobi yang disukai bisa menjadi pengalih kejenuhan dari rutinitas pekerjaan itu.  Bahkan menggeluti suatu hobi yang bermanfaat secara serius bisa menjadi alternatif pekerjaan atau kegiatan yang bisa menjadi sumber mata pencaharian.

Kalau diperhatikan, cukup banyak orang  sukses dalam pekerjaannya berawal dari hobi.  Hobi bisa  menjadi profesi, fotografer misalnya.  Fotografer tidaklah selalu dihasilkan melalui pendidikan formal  secara khusus misalnya fakultas teknik fotografi (rasanya belum pernah ada fakultas jenis ini, kalau ada tentunya bakal ada gelar S.Fot  alias Sarjana Fotografi).  Tentu saja diperlukan keseriusan dan ketekunan untuk menggelutinya, bahkan tidak bisa dihindari diperlukan pula biaya, besar maupun kecil!  Agak sulit menemukan hobi yang tidak memerlukan biaya, terkecuali …hobi ngupil!

Mempelajari seluk beluk hobi fotografi, mengagumi foto-foto para fotografer yang bagus dan artistik, serta rasa penasaran untuk menggeluti  hobi yang satu ini,  ada kesimpulan yang sebenarnya agak sedikit menyesakkan dada, yaitu  hobi fotografi itu cukup mahal  alias cukup menguras isi kantong.  Tadinya tidak berpikir sejauh itu. Yang terpikir untuk menggeluti hobi ini paling dibutuhkan sebuah kamera yang bagus sudah cukup menghasilkan foto bak foto-fotonya para fotografer.  Ternyata tidak sesederhana itu! Fotografi juga mengandung teknik-teknik, aksessoris, spesialisasi alat,  pengolahan gambar pasca pemotretan dan lain-lain. Bayangkan saja, lensa-lensa harganya bisa mencapai puluhan juta  dan untuk menghasilkan foto yang bagus pada  kondisi tertentu diperlukan jenis lensa tertentu pula. Sebuah kamera  plus lensa yang canggih bisa mencapai seharga 1 mobil Toyota Avanza!  Akssessorisnya..? Tripod, filter, flashgun, pemantul cahaya, pelindung kamera, tas…..walah! Dan jangan lupa….laptop …. ini juga pelengkap dalam dunia fotografi  untuk mengolah hasl jepretan dari kamera.

Terus bagaimana dong…. untuk menyalurkan rasa penasaran jeprat-jepret, sementara kantong dan penghasilan cekak?  Yah…. alternatifnya tidak akan jauh dari menahan diri dulu sambil menabung, nanti kalau sudah cukup uangnya dan masih ada umur, baru beli peralatan fotografi dan segenap akssesorisnya, atau bisa juga kredit kalau benar-benar sudah kebelet.  Supaya bisa cepat beli peralatan fotografi dan pinjamannya dapat segera dilunasi, cukup puaskan  diri dulu dengan tipe-tipe peralatan yang low cost.  Katanya orang sih….bukan  alatnya yang penting dalam fotografi, tetapi orangnya alias the man behind the gun.  Tapi tentunya tetap saja, the man behind the gun dengan peralatan berkualitas tinggi dan berteknologi canggih yang pastinya berharga mahal akan menghasilkan foto dengan kualitas yang lebih baik.  Bagi yang senang fotografi, tapi cekak, ya sudah manyun…saja, dan tetap bersyukur karena sebenarnya kita sudah dikaruniai alat fotografi yang tak ternilai harganya yaitu sepasang mata kita!

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Share this post: Share this post with the world.
  • TimesURL
  • Gatorpeeps
  • Muti
  • Twitter
  • Posterous
  • Facebook
  • laaik.it

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

[+] Zaazu Emoticons Zaazu.com